Disusun oleh :
Nessha Zhafira
NPM :
27215681
Kelas :
1EB02
Jurusan :
Akuntansi
Fakultas :
Ekonomi
Tugas :
Softskill Tugas 1
Dosen :
Titi Ayem Lestari
UNIVERSITAS
GUNADARMA 2015
KATA PENGANTAR
Saya sangat berharap proposal ini dapat berguna dan bermanfaat. Saya menyadari bahwa di dalam proposal ini masih terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang saya harapkan. Untuk itu, saya berharap adanya kritik, dan saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan datang.
Pada kesempatan ini tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak-pihak terkait yang telah membantu dan memberikan idenya sehingga saya dapat menyelesaikan proposal usaha ini.
Depok, 8 Oktober 2015
i
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR........................................................................................................... i
DAFTAR
ISI...................................................................................................................... ii
BAB
I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang........................................................................................................... 1
1.2
Tujuan....................................................................................................................... 1
1.3
Visi............................................................................................................................ 1
1.4
Misi........................................................................................................................... 1
BAB
II RANGKAIAN BISNIS
2.1
Profil Usaha............................................................................................................... 2
2.2
Harga Produk............................................................................................................. 2
2.3
Gambaran Awal Usaha............................................................................................... 2
2.4
Gambaran Produk...................................................................................................... 3
2.5
Gambaran Persaingan................................................................................................ 3
2.6
Gambaran Penjualan................................................................................................. 3
2.7
Analisi SWOT........................................................................................................... 3-4
BAB
III ANGGARAN
3.1
Perencanaan Keuangan............................................................................................. 4
3.2
Perkiraan Keuntungan............................................................................................... 4
BAB
IV PENUTUP
4.1
Antisipasi Masa Depan............................................................................................... 5
4.2
Kesimpulan................................................................................................................ 5
DAFTAR
PUSTAKA........................................................................................................... 6
ii
I. PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANGSaat ini banyak jenis makanan yang tersedia. Dari yang murah sampai yang mahal. Selera masyarakat saat ini pun berbeda, masyarakat lebih memilih makanan yang cenderung unik dan berbeda tetapi tetap menomor satukan rasa. Masyarakat juga senang dengan jajanan-jajanan sekolah yang ada pada zaman dulu sehingga kita seakan diajak bernostalgia pada saat zaman sekolah dahulu. Banyak jajanan-jajanan zaman dulu yang telah ditransformasikan menjadi jajanan yang berbeda dan lebih menggugah selera. Seperti contohnya lidi-lidian, rambut nenek, permen kapas, kue cubit, dan masih banyak lagi.
Dari sini saya bisa melihat peluang bisnis yang terbuka. Saya bisa mengembangkan bisnis jajanan zaman dahulu yaitu kue cubit. Kue cubit tentu sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat umum. Kue cubit merupakan jajanan jaman sd yang banyak digemari masyarakat. Harganya yang murah dan rasanya enak membuat kue cubit memiliki banyak peminat. Belum lagi bentuk-bentuknya yang unik membuat kue cue cubit semakin digemari. Selain itu kue cubit juga bisa diinovasikan dengan campuran rasa-rasa adonan yang berbeda-beda seperti green tea, red velvet, blueberry, dan lain-lain. Dan juga varian toping yang banyak seperti oreo, kitkat, astor, dan masih banyak lagi.
Dengan landasan dan ating tersebut saya berniat untuk merintis usaha kue cubit, dan usaha tersebut saya beri nama, yaitu: KUE CUBIT MAU LAGI. Dengan harapan masyarakat akan tertarik untuk ating dan membeli kue cubit saya dan mereka ketagihan untuk membelinya lagi, lagi, dan lagi.
1.2 TUJUAN
·
Membangun
usaha kue cubit dengan berbagai varian rasa dan topping yang berbeda
·
Memperoleh keuntungan
dari penjualan kue cubit
·
Mengatasi
persaingan yang terjadi
·
Mengantisipasi
akan adanya kerugian
1.3 VISI
·
Membangun
usaha kue cubit yang banyak diminati
·
Memperoleh
keuntungan dari penjualan kue cubit
1.4 MISI
·
Membuat
banyak inovasi varian rasa yang berbeda
·
Membuat kue
cubit yang berkualitas
1
II.
RINGKASAN BISNIS
2.1 PROFIL USAHA
Nama
usaha : Kue cubit mau lagi
Pemilik
usaha : Nessha Zhafira
Jenis
usaha : kuliner
Alamat
usaha : Ra'ab rt 001/001 desa Leuwi Limus Cikande Serang Banten
Telepon
: 081266657685
2.2 HARGA PRODUK
Adapun kue cubit yang
ditawarkan oleh saya memiliki harga yang berbeda-beda tergantung dari jenis dan banyaknya kue cubit yang
diinginkan oleh konsumen. Sebenarnya kue semua cubit memiliki adonan yang sama tetapi ditambahkan oleh
berbagai varian rasa yg berbeda-beda. Berikut
ini daftar harga yang saya tetapkan.
-
Original : Rp. 8.000,-
-
Green tea :
Rp. 10.000,-
-
Tes velvet :
R0. 10.000,-
-
Taro : Rp.
10.000,-
-
Blueberry :
Rp. 10.000,-
Topping
-
Keju/messes/milo: Rp. 2.000,-
-
Oreo : Rp.
3.000,
-
Nutella
: Rp. 4.000,
-
Kitkat
: Rp. 4.000,
-
Ovomaltine
: Rp, 4.000,-
Keterangan: varian
rasa dan topping bisa dicampur dalam satu loyang
2.3 GAMBARAN AWAL USAHA
2.3 GAMBARAN AWAL USAHA
Bisnis kue cubit
dengan varian rasa dan topping masih jarang ditemui di lingkungan masyarakat. Sehingga masih sedikit jumlah
pesaing yang ada tetapi walaupun begitu saya akan tetap mementingkan kualitas dari kue cubit saya agar nantinya para
pelanggan saya tidak lari kepada penjual
kue cubit yang lain karena ini juga merupakan bisnis pertama saya. Saya juga
akan menjual kue cubit dengan harga
terjangkau yang nantinya semua kalangan masyarakat bisa menikmatinya. Untuk saat ini saya akan membangun gerobak kue
cubit di depan rumah saya untuk
tempat saya mangkal berjualan.
2
2.4 GAMBARAN PRODUK
Kue cubit tidak
memerlukan banyak bahan. Semua bahannya pun mudah di dapat dan harganya terjangkau. Saya juga tidak akan
menambahkan bahan-bahan yang memang tidak baik bagi kesehatan dan dilarang. Saya akan membuat kue cubit saya kue
cubit dengan adonan yang berkualitas
tinggi sehingga bentuk dan rasa yang dihasilkan akan menarik dan enak untuk dinikmati. Saya pun memberikan
inovasi dengan membuat kue cubit berbagai varian rasa dan topping sehingga konsumen bisa
merasakan kue cubit berbeda dan konsumen tidak akan bosan. Selain itu konsumen juga bisa membeli
varian rasa dan topping yang berbeda dalam satu loyang cetakan.
2.5 GAMBARAN PERSAINGAN
2.5 GAMBARAN PERSAINGAN
Bisnis kue cubit
masih sedikit pesaing. Namun saya juga tetap mengantisipasi adanya lonjakan penjual-penjual kue cubit musiman. Tetap
menomor satukan rasa agar konsumen tidak berlain hati ke penjual kue cubit yang lain.
2.6 GAMBARAN PENJUALAN
2.6 GAMBARAN PENJUALAN
Saya akan menjual kue
cubit ini di depan rumah saya karena rumah saya tempat yang sangat strategis karena tempatnya yang ramai yang
sering dilewati oleh masyarakat umum. Dari mulai anak-anak sekolah sampai karyawan-karyawan pabrik. Selain
itu, saya juga akan mempromosikan
bisnis saya ini memalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Path, dan Instagram yang saya miliki. Dan
dapat melalui mulut ke mulut.
2.7 ANALISIS SWOT
2.7 ANALISIS SWOT
1.
Strength (Kekuatan)
- Memiliki rasa yang lebih enak karena menggunakan bahan baku alami
- Harga yang ditawarkan terjangkau tetapi kualitas kue tetap nomor satu
- Memiliki varian rasa dan topping yang banyak
- Memiliki rasa yang lebih enak karena menggunakan bahan baku alami
- Harga yang ditawarkan terjangkau tetapi kualitas kue tetap nomor satu
- Memiliki varian rasa dan topping yang banyak
2.
Weakness (Kelemahan)
- Tidak memiliki
cabang yang tersebar di beberapa tempat
- Harga bahan baku kadang tidak stabil
- Tidak selalu dibutuhkan oleh masyarakat karena hanya sebagai jajanan dikala senggang
- Harga bahan baku kadang tidak stabil
- Tidak selalu dibutuhkan oleh masyarakat karena hanya sebagai jajanan dikala senggang
3.
Opportunity (Peluang)
- Masyarakat yang menyukai jajanan-jajanan ringan
- Masyarakat yang gemar membeli makanan unik dan berbeda
- Belum ada saingan di tempat saya berjualan
- Masyarakat yang menyukai jajanan-jajanan ringan
- Masyarakat yang gemar membeli makanan unik dan berbeda
- Belum ada saingan di tempat saya berjualan
3
4.
Threat (Ancaman)
- Akan banyak saingan yang bermunculan seiring semakin banyaknya peminat kue cubit (musiman)
- Harga bahan baku yang dapat tiba-tiba naik sehingga menyebabkan kenaikan harga kue cubit
- Masyarakat merasa cepat bosan
- Akan banyak saingan yang bermunculan seiring semakin banyaknya peminat kue cubit (musiman)
- Harga bahan baku yang dapat tiba-tiba naik sehingga menyebabkan kenaikan harga kue cubit
- Masyarakat merasa cepat bosan
III.
ANGGARAN
3.1 PERENCANAAN
KEUANGAN
Modal awal
keseluruhan Rp. 50.000.000,- namun modal ini sebenarnya lebih dari cukup. Saya akan menggunakannya sesuai kebutuhan dan
sisanya akan saya gunakan kembali untuk modal berikutnya.
Berikut adalah anggarang yg saya gunakan:
|
NO. |
BAHAN DAN PERALATAN |
JUMLAH |
HARGA |
|
1 |
Gerobak |
1 |
Rp. 5.000.000,- |
|
2 |
Bahan Baku Membuat Kue Cubit |
|
Rp. 700.000,- |
|
3 |
Loyang Cetakan Kue Cubit |
2 |
Rp. 200.000,- |
|
4 |
Panci Besar |
1 |
Rp. 100.000,- |
|
5 |
Mixer |
1 |
Rp. 600.000,- |
|
6 |
Kompor Gas |
1 |
Rp. 400.000,- |
|
7 |
Peralatan Lain-lain |
|
Rp. 500.000,- |
|
|
Total |
|
Rp. 7.500.000,- |
3.2 PEERKIRAAN
KEUNTUNGAN
Usaha kue cubit saya
diperkirakan akan memperoleh keuntungan sebesar :
Penjualan awal
sebanyak 100 porsi dengan rata-rata penjualan Rp. 12.000,-/porsi
100 x Rp. 12.000,- = Rp. 1.200.000,-
100 x Rp. 12.000,- = Rp. 1.200.000,-
Keuntungan :
Pendapatan - Biaya produksi
Rp. 1.200.000,- - Rp. 800.000,- = Rp. 500.000,-
Rp. 1.200.000,- - Rp. 800.000,- = Rp. 500.000,-
Pengembalian modal :
Total biaya produksi : Laba usaha
Rp. 7.500.00,- : Rp. 500.000,- = 15 kali produksi
Jadi modal akan mengalami pengembalian modal pada saat produksi ke 15
Rp. 7.500.00,- : Rp. 500.000,- = 15 kali produksi
Jadi modal akan mengalami pengembalian modal pada saat produksi ke 15
4
IV.
PENUTUP
4.1 ANTISIPASI MASA
DEPAN
Sebagai pebisnis
pemula saya harus selalu mengantisipasi hal-hal yang tudak diinginkan terjadi nantinya seperti penjual-penjual kue cubit
musiman. Saya harus memiliki strategi yang inovatif dan berbeda dari yang lainnya. Saya akan selalu
mengembangkan keahlian saya dan memperbaiki
cita rasa kue cubit saya agar para konsumen selalu puas dengan kue cubit saya. Saya juga akan selalu
memperhatikan saran dan kritik yang konsumen berikan.
4.2 KESIMPULAN
4.2 KESIMPULAN
Demikianlah proposal
usaha yang telah saya buat. Semoga proposal usaha ini dapat diterima dengan baik dan bermanfaat kedepannya. saya
pun dapat segera mewujudkan usaha kue cubit saya
dan berharap usaha kue cubit ini sebagai usaha awal saya dalam memulai suatu
bisnis yang dapat meraih
kesuksesan di masa depan.
Kritik dan saran yang
membangun selalu saya harapkan yang nanti dapat menjadi pedoman bagi saya dalam berbisnis kue cubit.
Karena saya tahu proposal ini masih jauh dari kata sempurna. Atas segala segala perhatiannya saya ucapkan
terima kasih.
5
DAFTAR
PUSTAKA
6
Terima kasih atas informasi yang diberikan.
BalasHapusIzin kami beri informasi seputar mesin usaha untuk jualan bensin eceran.
Mesin pom mini digital.
Pengiriman ke seluruh Indonesia.
Info : 082311159791
Harga Pom Mini