Tahun 2016, MEA (Masyarakat Ekonomi
Asean) sudah berlaku di Indonesia. Dengan adanya MEA ini berarti akan banyak
tenaga kerja asing yang datang ke Indonesia untuk bersaing bersama tenaga kerja
lokal dalam mencari pekerjaan. Data menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja asing
pada tahun 2017 berjumlah 85.947 orang jumlahnya meningkat dibanding tahun 2015
yang berjumlah 77.149 orang. Hal ini menunjukkan bahwa banyak WNA (Warga Negara
Asing) yang mencari pekerjaan di Indonesia. Sedangkan jumlah WNI (Warga Negara
Indonesia) yang mencari pekerjaan juga tidak sedikit. Banyaknya WNI yang
mencari pekerjaan ditambah WNA yang juga mencari pekerjaan di Indonesia tentu
akan membuat semakin sulit dalam mendapatkan pekerjaan dan timbul persaingan
antara tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja asing. Maka dari itu bagi para
calon tenaga kerja lokal dituntut untuk memiliki kemampuan lebih agar nantinya
dapat bersaing dengan tenaga kerja asing.
Ilustrasi
(Foto: Shutterstock)
Kemampuan dalam berbahasa asing
menjadi salah satu syarat penting ketika mencari pekerjaan. Calon tenaga kerja
lokal setidaknya dapat menguasai satu bahasa asing agar menjadi nilai tambah
dalam mencari pekerjaan. Begitu sebaliknya, bagi para calon tenaga kerja asing
juga seharusnya menguasai bahasa dimana mereka mencari pekerjaan. Jika mereka
mencari pekerjaan di Indonesia maka mereka setidaknya dapat menguasai bahasa
Indonesia. Sehingga dari calon tenaga kerja lokal maupun calon tenaga kerja
asing terdapat syarat yang sebanding dalam mencari pekerjaan dan masing-masing
tidak memiliki hak spesial apapun.
Perkembangan teknologi yang semakin
pesat juga menjadi salah satu dampak diberlakukannya syarat tertentu dalam
mencari pekerjaan. Banyaknya aplikasi-aplikasi tertentu di komputer yang
mempermudah dalam menyelesaikan pekerjaan salah satu contoh yaitu, microsoft
office. Beberapa perusahaan-perusahaan membuat kriteria dimana dapat
mengoperasikan komputer dan menguasai microsoft office sebagai syarat bagi
calon tenaga kerja yang ingin melamar pekerjaan. Tentu para calon tenaga kerja
lokal harus meningkatkan kemampuannya dalam bidang teknologi terutama dalam
mengoperasikan komputer agar tidak kalah saing dengan para calon tenaga kerja
asing.
Bukan hanya itu dalam mencari
pekerjaan juga harus memiliki strategi agar bisa mendapat pekerjaan. Salah satu
strategi yang dapat dilakukan yaitu jeli dalam melihat peluang. Calon tenaga
kerja lokal biasanya lebih pemilih dibanding calon tenaga kerja asing. Sebagai
pencari pekerjaan sebaiknya tidak memilih-milih pekerjaan apalagi untuk fresh
graduate yang minim pengalaman. Apabila ada lowongan pekerjaan dan memenuhi
syarat yang telah ditentukan maka sebaiknya untuk melamar pekerjaan tersebut
selagi peluang masih terbuka lebar. Persaingan dalam pasar bebas ini membuat
para calon pekerja lokal maupun asing harus mengeluarkan seluruh kemampuan dan
strategi yang mereka miliki agar nantinya mendapatkan pekerjaan yang
diinginkan. Terlepas dari itu semua banyaknya jumlah pencari kerja lokal maupun
asing harus dibarengi dengan tersedia banyaknya lapangan pekerjaan yang ada
agar jumlah pengangguran di Indonesia berkurang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar