Rabu, 24 Oktober 2018

TIPS DAN TRIK WAWANCARA YANG BAIK DAN BENAR UNTUK MEYAKINKAN HRD


Sebelum melakukan wawancara dibutuhkan persiapan agar dapat diterima di perusahaan yang diinginkan. Berikut beberapa tips dan trik yang bisa diterapkan dalam menghadapi tes wawancara kerja :

1. Jangan Bergantung pada CV

Alangkah baiknya jika kamu tidak bergantung penuh pada CV. Faktanya, pewawancara mengharapkan obrolan yang lebih pribadi dan bagaimana kamu bisa mengetahui perusahaan secara lebih baik. Dengan ini kamu seharusnya bisa mempersiapkan dan melatih diri terkait bagaimana merespon serta menannggapi situasi apapun yang terjadi secara spontan.

2. Berikan Alasan Mengapa Mereka Harus Merekrut Anda

Dengan banyaknya kandidat yang terpilih, kamu harus mampu memberikan argumen yang kuat mengapa mereka harus memilih kamu dan mengapa kamu cocok mewakili perusahaan dalam waktu yang ditentukan.

3. Anda sudah tahu melamar pada perusahaan apa dan posisi yang dilamar

HRD sering menanyakan apa yang kamu ketahui dari perusahaan yang dilamar. Kadang-kadang, kamu juga akan ditanyai soal apa yang kamu tahu dan bayanganmu bekerja di posisi yang dilamar. Hal ini untuk menguji apakah kamu benar-benar melamar pekerjaan itu karena tahu kemampuanmu dan punya minat. Bukan sekedar acak saja.

4. Komunikatif
Ketika HRD bertanya, jangan memberi jawaban "ya" atau "tidak" saja. Jangan juga menjawab pendek. Sebenarnya, pertanyaan HRD adalah pertanyaan pancingan agar kamu mau menceritakan lebih banyak dari yang ada di CV.  Saat bercerita soal organisasi, lanjutkan dengan apa yang kamu peroleh dan prestasimu di sana. Tapi, jangan terlalu banyak juga ya agar HRD tidak bosan.
5. Antusias menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan lowongan pekerjaan
Secara umum, hal ini akan menggambarkan lagi niat besarmu bergabung di perusahaan. Secara khususnya, kamu juga berminat pada lowongan yang kamu lamar. Kamu bisa bertanya apa saja sebenarnya tugasnya. Apakah ekspektasimu sudah sama dengan tugas yang sesungguhnya. Lalu bagaimana penilaian kinerja dan budaya kerja di sana.
6. Ceritakan Kelemahan kamu

Tidak semua kelemahan berarti keburukan. Menceritakan secara jujur kelemahan kamu berarti memaparkan apa yang tidak mampu kamu kerjakan. Dengan ini perusahaan bisa mengetahui kamu lebih baik serta menyesuaikan apa yang baik bagi kamu.

7. Realistis

Terakhir ialah realistis. Yang satu ini tidak boleh kamu lewatkan saat melakukan wawancara kerja. Kamu akan dihadapkan dengan banyak pertanyaan berkaitan dengan rekrutmen dan perusahaan, cobalah realistis dalam hal ini agar kamu terhindar dari penyesalan ketika kamu sudah diterima di tempat kerja baru tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana Perusahaan Memelihara Karyawan untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan dan Perusahaan

Bagaimana Perusahaan Memelihara Karyawan untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan dan Perusahaan        Karyawan berperan sangat penting ...